Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘gadget’ Category

Oppo Digital adalah sebuah perusahaan manufaktur elektronik dari Dongguan, Guangdong, Cina. Produk flagship-nya adalah Oppo Find 5, yang saat dirilis bulan Februari 2013 meraih berbagai pencapaian pertama:

  • ponsel pintar Android pertama dengan layar 5″ IPS resolusi Full HD 1080p alias 1080 x 1920 piksel dengan 16 juta warna
  • ponsel pintar pertama yang menggunakan teknologi hardware HDR (high dynamic range)
  • ponsel pintar pertama dengan PPI (pixel per inch) tertinggi, 441 ppi, jauh meninggalkan retina display yang cuma 326 ppi

kotak Oppo Find 5

Dimensi ponsel pintar ini adalah 141.8 x 68.8 x 8.86 mm dengan berat 165 gram. Anehnya ketika dibandingkan dengan Samsung Galaxy Note II yang berukuran lebih besar, Find 5 ini terasa sekilas lebih berat, dan ternyata ini tidak benar, seharusnya Note II lebih berat di 183 gram. Kemungkinan dimensi Note II yang berukuran 5.5″ serta terbuat dari plastik membuatnya seolah lebih ringan ketimbang Find 5.

membuka kotak

Find 5 ini ditenagai oleh CPU Quad-core 1.5 GHz Krait dengan chipset Qualcomm APQ8064 Snapdragon, dan untuk grafis menggunakan GPU Adreno 320. RAM 2 GB membuat sistem operasi Android 4.1 Jelly Bean berjalan dengan mulus, dan tersedia pilihan 16 GB atau 32 GB untuk media penyimpanan internal. Sensor yang tersedia antara lain accelerometer, gyro, kompas elektronik, proximity sensor sehingga bisa menjawab panggilan masuk dengan hanya mendekatkan ponsel ke telinga. Untuk menentukan lokasi dengan presisi Find 5 dilengkapi dengan A-GPS, sayangnya belum mendukung GLONASS. Seorang member milis id-android, Indra D. Kusuma, menginformasikan seharusnya chipset Qualcomm yang dipakai sudah mendukung GLONASS, dan ternyata setelah saya uji dengan aplikasi GPS Test, memang benar satelit GLONASS terdeteksi.

  1. Oppo Find 5
  2. Desain
  3. Kerapatan Layar
  4. Pemakaian Sehari-hari
  5. Benchmark
  6. Foto & Video
  7. Kesimpulan
  8. Galeri
Iklan

Read Full Post »

Review Nexian 8Mini

Sudah seminggu ini saya mendapatkan sebuah tablet Android Nexian 8Mini, atau dikenal juga sebagai Nexian Mi820. Saat ini Nexian 8Mini hanya bisa didapatkan dari Lazada, dengan harga Rp. 1.499.000.

Unboxing

Kotak 8Mini

Kotak 8Mini

Datang dalam warna putih, sepintas terlihat mirip iPad Mini. Dan memang ketika saya bawa ke tempat kerja, beberapa rekan kerja mengira saya menggunakan iPad Mini.

Nexian 8Mini Indosat Superwifi & Jelly Bean

Nexian 8Mini Indosat Superwifi & Jelly Bean

Nexian 8Mini ini juga dibundel dengan Indosat Super WiFi, serta sudah bersistem operasi Android Jelly Bean 4.1.1.

Spesifikasi

Spesifikasi

Spesifikasi seperti yang tercetak pada kotak maupun buku manualnya adalah:

  • Layar 8 inci kapasitif (1024 x 768)
  • Dimensi 199.5 x 151.5 x 9.5 mm
  • Berat 427 gr
  • Prosesor ARM Cortex A9 Dual Core 1.5 GHz
  • GPU Mali400 Quad Core
  • RAM 1 GB dan media penyimpan 8 GB
  • Wi-Fi (Single Band 2.4 GHz)
  • HDMI Output
  • 3.5 mm audio jack
  • MicroSD slot (sampai dengan 32 GB)
  • Batere 4000 mAH
  • Garansi 12 bulan
Opening the box

Opening the box

Kotak dilindungi oleh dua buah segel, dan ketika dibuka, tablet masih diberi pelindung layar dan sebuah kartu ucapan selamat.

Congratulation

Congratulation

Kartu ucapan selamat dari CEO Lazada, Harijadi (@harijadiP).

Please ped off

Please ped off

Ped off“? Apakah mungkin yang dimaksud adalah peel off?

Box dibuka, tampak belakang Nexian 8Mini

Box dibuka, tampak belakang Nexian 8Mini

Tampak belakang. Saya tidak tahu apakah bagian belakangnya ini benar terbuat dari aluminum ataukah plastik bertekstur dengan warna metal aluminum.

Bagian bawah Nexian 8Mini, polos

Bagian bawah Nexian 8Mini, polos

Bagian bawah tablet polos, tidak colokan ataupun tombol.

Bagian atas

Bagian atas

Bagian atas adalah tempat hampir semua colokan yang terdapat pada tablet ini, kecuali slot MicroSD. Dari kanan ke kiri (dilihat dari belakang) terdapat gril untuk speaker tablet, lalu lubang untuk mikrofon, colokan mini HDMI, colokan audio 3.5 mm, colokan listrik DC 5 V, dan terakhir adalah colokan micro USB. Di bawah colokan-colokan tadi terdapat kamera belakang 2 megapiksel, dan di sebelahnya terdapat lubang untuk reset. Saya sudah coba menusuk lubang reset ini, tablet langsung mati (power off).

Slot MicroSD

Slot MicroSD

Di samping kiri tablet dekat dengan kamera belakang, terdapat slot MicroSD (yang dilabeli dengan lambang TF). Walaupun di dalam manualnya dijelaskan ukuran yang didukung sampai 32 GB, saya sempat mencoba mengisi dengan MicroSD dari Samsung Galaxy Note 2 saya yang berukuran 64 GB, dan Nexian 8Mini ini mengenali keberadaan kartu ini namun meminta untuk diformat. Kartu MicroSD dari Galaxy Note 2 ini saya format ke ExFAT, dan tampaknya 8Mini dalam kondisi stok ROM belum mendukung format ExFAT.

Tombol Power dan Volume

Tombol Power dan Volume

Di sisi kanan 8Mini terdapat tombol power/lock dan tombol volume.

Isi Kotak

Isi Kotak

Di dalam paket Nexian 8Mini kita akan mendapatkan:

  1. Kabel USB ke colokan power DC 5 V
  2. Kabel USB host/OTG (On The Go)
  3. Kabel micro USB
  4. Adaptor AC ke USB
  5. Buku manual
  6. Kartu garansi
  7. Brosur lokasi tempat klaim garansi, tersebar di Jawa, Bali, Lombok, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi dan bahkan sampai Timor Leste

Semua kabel dan adaptor yang didapatkan berwarna putih, senada dengan warna tabletnya.

Bagian depan tablet sama sekali tidak terdapat hard button, semua tombol navigasi mengandalkan soft button pada layar. Dalam kondisi mati total sampai menyala dan bisa dipergunakan membutuhkan waktu sekitar 22 detik.

Read Full Post »

my new macbook air 13″

berikut foto-foto dari macbook air 13″ saya yang baru. review sudah saya tulis di yangcanggih.com.
the boxopen boxlicense agreement & manualUSB Reinstall Drivemanual guidechargermagsafeSisi kiriSisi kanantrackpadPenampakan penuhmagsafe chargingfull chargemonochrome CRT

Read Full Post »

pagi ini saya mengambil barang kiriman dari dealextreme, yaitu sebuah telpon genggam GSM YT55. telpon ini buatan cina, dan dibuat khusus untuk kaum lanjut usia, seperti yang tertulis di kotaknya, ‘Senior phone’.

kotaknya

telpon ini saya beli di dealextreme seharga USD 47.90, setara dengan 431 ribu rupiah, dan ongkos kirimnya gratis. sesampainya di jakarta, ternyata masih terkena bea sebesar 56 ribu rupiah, sehingga total biaya yang dikeluarkan adalah sekitar 487 ribu rupiah. memang jika dibandingkan dengan harga telpon genggam buatan cina yang dijual di sini, seperti nexian misalnya, harganya relatif lebih mahal. hanya saja saya tidak menemukan telpon genggam yang memang khusus didesain untuk dipergunakan oleh lanjut usia, seperti keypad yang besar, layar dengan huruf yang besar dan mudah terbaca, serta sistem penggunaannya yang sederhana. kabarnya ada distributor yang akan memasukkan tipe telpon genggam GSM yang sama, namun dengan harga yang lebih mahal ketimbang beli online. hal yang wajar menurut saya, karena jika berjualan di indonesia, harus menyiapkan garansi dan pusat layanan perbaikan telpon.

unit

pilihan warna yang tersedia adalah hitam dan putih, dan saya memilih yang berwarna putih. seperti yang terlihat, ukuran tombolnya besar, dengan layar LCD monokrom 1.8″.

user manual

walaupun di situs dealextreme dinyatakan user manual-nya berbahasa cina, namun untungnya yang saya dapatkan ternyata berbahasa inggris. saat unit pertama kali dinyalakan, bahasa yang muncul adalah bahasa perancis, cukup menyulitkan saya untuk mencari menu mengubah bahasa ke dalam bahasa inggris. pilihan bahasa yang ada adalah inggris, perancis, spanyol, italia, portugis, jerman, rusia dan arab. anehnya malah tidak ada pilihan bahasa cina.

batere BL-5C batere 1200mAH

batere di dalam paket adalah standar nokia BL-5C dengan kapasitas tertulis 1200 mAH.

charger & adaptor colokan

charger di dalam paket menggunakan colokan listrik model amerika, namun disediakan juga adaptor untuk colokan model eropa, yang umum dipergunakan di indonesia. colokan charger ke telponnya sendiri mengikuti standar colokan nokia yang kecil.

handsfree pouch

di dalam paket juga disertakan handsfree dan pouch berwarna hitam.

tampak belakang

dari belakang, terlihat saklar SOS yang bisa dikonfigurasikan untuk mengirim SMS dengan pesan yang sudah ditentukan sebelumnya ke nomor-nomor tertentu, lalu menelpon nomor-nomor yang ditentukan sesuai dengan prioritas, sekaligus juga membunyikan alarm. di sebelah kanan telpon ada saklar untuk senter 2 LED, dan saklar untuk keylock.

bagian atas

di bagian atas ada dua lampu LED yang berfungsi sebagai senter, di tengah ada colokan charger, dan paling kanan ada colokan handsfree 3.5mm. di bagian bawah telpon ada lubang mikrofon dan lubang untuk memasang gantungan/lanyard.

radio FM & volume

di sebelah kiri ada saklar untuk menyala-matikan radio FM, dan juga tombol volume.

kompartemen batere & simcard

keseluruhan bodi telpon terbuat dari plastik, terasa ringan, dan tekstur di bagian belakang telpon membantu membuat telpon tidak terasa licin sewaktu dipegang.

berfungsi sebagai senter walau HP mati

senter LED tetap bisa dinyalakan walaupun telpon tidak aktif.

coba pakai indosat matrix backlight mati

YT55 ini hanya bisa menampung 100 buah nomor di memori internal, ditambah dengan kemampuan memori SIMcard. kartu matrix yang saya punya untuk mencoba telpon ini bisa menyimpan 250 nomor, total jendral berarti ada 350 nomor yang bisa disimpan. tidak ada kemampuan internet, tidak ada koneksi data baik kabel (serial, USB) maupun nirkabel (bluetooth, IR). ini benar-benar murni telpon GSM hanya untuk panggilan suara dan SMS. untuk SMS sendiri, huruf yang bisa diketik semuanya kapital. speed dial ada di tombol * dan #, masing-masing dengan lambang wanita dan pria. lalu di tengah percakapan, tombol 0 dengan lambang volume speaker bisa ditekan yang lama untuk menaikkan volume langsung ke maksimum. sistem menu yang dianut meniru sistem menu nokia.

kekurangan yang sempat saya rasakan adalah untuk mengubah panggilan ke mode speakerphone, akan lebih mudah jika ada tombol khusus, ketimbang harus menekan OK terlebih dahulu lalu memilih mode speakerphone. juga tidak ada cara untuk memasukkan ring tone buatan sendiri, walaupun ini sebenarnya tidak terlalu masalah, karena ada puluhan pilihan ring tone yang tersedia. foto-foto selengkapnya bisa dilihat di flickr saya.

Read Full Post »

rooting X10 Mini Pro

baru dua minggu ini saya mencoba sebuah telpon genggam bersistem operasi android, yaitu sony ericsson X10 Mini Pro. versi android yang terpasang adalah 1.6 donut, dan saat saya beli masih belum ada cara untuk rooting, sampai akhirnya muncul artikel Root for X10 mini. berikut ini adalah sadurannya:

  1. unduh exploid_x10mini.zip lalu ekstraksi di komputer anda
  2. anda butuh Android SDK. bagi pengguna windows sepertinya harus memasang USB driver. saya sendiri menggunakan mac, dan cukup menggunakan android SDK dengan plugin development untuk donut 1.6
  3. untuk memudahkan proses rooting yang memanfaatkan kelemahan hot-plug, coba unduh dulu dari market aplikasi OnOff untuk WiFi
  4. pastikan bahwa android SDK sudah terpasang dengan benar di komputer anda. pada dasarnya android SDK ini menggunakan bahasa pemrograman java, jadi seharusnya bisa dijalankan di mac, windows dan linux. perintah yang dibutuhkan adalah perintah adb, di mac saya ada di folder /Applications/android-sdk-mac_86/tools/. pastikan perintah adb ini bisa dijalankan di komputer anda sebelum melanjutkan
  5. langkah berikutnya berasumsi semua berkas hasil ekstraksi dari epxloid_x10mini.zip dan perintah adb berada di folder yang sama di komputer anda, dan anda sudah berada di dalam folder tersebut, dan bisa mengetikkan perintah adb (di linux dan mac berarti di dalam terminal, di windows berarti di dalam DOS command prompt)
  6. colokkan kabel USB ke X10 mini/pro dan komputer, lalu di X10 pilih Charge phone.
  7. di dalam terminal/DOS command prompt, ketikkan perintah ini:
    adb push Superuser.apk /sdcard/Superuser.apk
    adb push su /sdcard/su
    adb push exploid /sqlite_stmt_journals/exploid
    adb push busybox /sqlite_stmt_journals/busybox
    adb shell
    cd sqlite_stmt_journals
    chmod 755 exploid
    chmod 755 busybox
    
  8. tepat setelah menjalankan perintah berikut ini, matikan lalu nyalakan kembali WiFi di X10 Mini/Pro:
    ./exploid
    
  9. jalankan rootshell
  10. isi kata sandi dengan rootnow
  11. prompt akan berubah dari $ menjadi #, itu tanda kalau sudah berhasil menjadi root. jalankan lagi perintah sebagai berikut:
    ./busybox cp /sdcard/Superuser.apk /system/app/
    ./busybox cp /sdcard/su /system/bin/
    ./busybox cp busybox /system/bin/
    chmod 4755 /system/bin/su
    rm /system/bin/rootshell
    
  12. exit – untuk keluar dari rootshell
  13. exit – untuk keluar dari adb shell

untuk verifikasi: jalankan adb shell lalu ketikkan perintah su, akan muncul pertanyaan apakah diijinkan untuk memberikan akses root.

hal yang saya lakukan setelah berhasil rooting adalah menghapus aplikasi VIVAnews dan California Gold Rush; saya juga lagi pikir-pikir untuk menghapus TimeScape. saya juga sudah memasang aplikasi MarketEnabler dan berhasil mengubah setting dari Indonesia ke US T-Mobile, sehingga saya bisa mengakses aplikasi di market android selain yang free.

Read Full Post »

Ovimaps vs GMXT di N97 Mini

cara instalasi GMXT bisa dilihat di situs noeman.org. sejak garmin bekerja sama dengan asus untuk membuat telpon genggam berbasis windows mobile dan android dengan aplikasi GPS buatan garmin, produk GMXT baik untuk windows mobile maupun symbian sudah tidak diteruskan lagi. jika kita mencari di situs garmin, yang masih ada hanyalah produk GMXT untuk blackberry.

Ovimaps on N97 mini

Ovimaps sendiri adalah produk navigasi dari Nokia, dan khusus untuk beberapa tipe telpon genggam terbaru dari Nokia, Ovimaps ini diberikan gratis lisensi untuk penggunaan seumur hidup. Beberapa keunggulan Ovimaps dibandingkan GMXT di N97 Mini:

  • bentuk map yang lebih bagus, memanfaatkan layar secara efisien namun masih memudahkan mata manusia untuk mengenali jalan, gedung lengkap beserta namanya
  • kalkulasi ulang rute sangat cepat, lebih cepat ketimbang GMXT
  • panduan navigasi suara terasa lebih alami dan akrab (saya memilih suara wanita dengan bahasa inggris UK), namun bisa jadi saya terpengaruh mendengar suara baru setelah sekian lama mendengarkan suara panduan garmin
  • bisa memanfaatkan kompas digital, di peta akan selalu ditunjukkan mana arah utara, dan orientasi peta akan selalu sesuai dengan arah kita memandang
  • bisa melakukan pencarian online ala google maps

Kebayoranbalu

kekurangan Ovimaps dibandingkan GMXT antara lain:

  • perubahan ke night mode tidak bisa dilakukan secara otomatis, harus dipilih secara manual
  • POI (point of interest) masih tidak selengkap peta navigasi.net, akan tetapi jika melewati sebuah jalan, Ovimaps mampu memperlihatkan nomor rumah yang sedang dilewati
  • saya menemukan “Kebayoran Baru” ditulis sebagai “Kebayoranbalu”, ada kemungkinan tempat-tempat lain juga salah penamaan
  • pembaruan peta juga harus melalui Nokia Map Loader, dan ini merepotkan

GMXT on N97 mini

bagaimana dengan GMXT sendiri? ini beberapa kelebihannya ketimbang Ovimaps:

  • pengembangan peta oleh komunitas masih berjalan terus, dan bisa diunduh dari navigasi.net
  • mungkin karena saya sudah terbiasa menggunakan GMXT, saya merasa penggunaan GMXT lebih mudah
  • perubahan dari day mode ke night mode berjalan secara otomatis
  • ini juga subjektif, sudah banyak POI pribadi yang saya buat di GMXT di Nokia E61, yang bisa saya transfer ke N97 Mini

GMXT on N97 mini, close up view

tentu saja ada beberapa kelemahan GMXT dibandingkan dengan Ovimaps:

  • sudah dihentikan pengembangannya, terutama untuk versi symbian dan windows mobile
  • versi terakhir untuk di indonesia tidak bisa melakukan pencarian secara online
  • tidak bisa memanfaatkan kompas digital yang ada di N97 Mini
  • kalkulasi ulang rute lebih lambat ketimbang Ovimaps
  • gambar peta yang lebih kaku dan terlihat lebih tua (dated) ketimbang peta Ovimaps

sebagai penutup, saya masih berusaha mengunduh pembaruan peta dari nokia, untuk melihat apakah ada beberapa kekurangan dari Ovimaps yang berhasil diperbaiki. untuk mencari alamat sampai ketemu, saya lebih mengandalkan GMXT, tapi untuk mencoba sesuatu yang baru dan terlihat lebih bagus representasi petanya, saya akan coba Ovimaps.

Read Full Post »

xtreamer
semalam di milis id-gmail, risye mengirimkan posting tentang sejenis Networked Media Player yang bermerek Xtreamer. sayang situs Xtreamer sedang down saat ini, namun di forum AVSforum sudah ramai dibahas mengenai Xtreamer ini. Hi-Jack dari mpcclub.com telah membuat review versi beta untuk Xtreamer yang rencananya dihargai € 99 ini, bisa diunduh di indowebster. bagi yang membeli pre-order, akan mendapatkan bonus USB Wifi-N seharga € 20. pembelian bisa dilakukan langsung di shop.xtreamer.net.

spesifikasi Xtreamer:

Connectivity

* WIFI
* UPnP SSDP
* UPnP AV
* NTFS

Web services

o Video : YouTube, Picasa, Yahoo Video, CNN, NBC Today, CBS Face the Nation and more
o Audio : Live365 Radio, iPodcast, Radiobox, ABC News, BBC Podcast, CNN News , Indiefeed, Jamendo
o Photo : Picasaweb
o RSS feed : Yahoo! Weather, Yahoo! News, Yahoo! Xchange, MSNBC News and more

Media files supported

* Video containers:
o MPEG1/2/4 Elementary (M1V, M2V, M4V)
o MPEG1/2 PS (M2P, MPG)
o MPEG2 Transport Stream (TS, TP, TRP, M2T, M2TS, MTS)
o VOB
o AVI, ASF, WMV
o Matroska (MKV)
o AVC HD
o MOV (H.264), MP4, RMP4
o FLV – Flash Video
* Video codecs:
o XVID SD/HD
o MPEG-1
o MPEG-2
+ MP@HL
o MPEG-4.2
+ ASP@L5, 720p, 1-point GMC
o WMV9
+ MP@HL
o H.264
+ BP@L3
+ MP@L4.0
+ HP@L4.0
+ HP@L4.1
o VC-1
+ MP@HL
+ AP@L3
* Audio containers:
o AAC, M4A
o MPEG audio (MP1, MP2, MP3, MPA)
o WAV
o WMA
o FLAC
o OGG

* Audio codecs:
o Dolby Digital
o DTS (DTS DownMix Supported)
o WMA, WMA Pro
o AAC
o MP1, MP2, MP3
o LPCM
o FLAC
o Vorbis
* Audio pass through : DTS, Dolby Digital, DTS-HD MA, DTS-HD HR, Dolby True HD, Dolby Digital Plus
* Photo formats : JPEG, BMP, PNG, GIF, HD JPEG
* Other formats: ISO, IFO, FLV, RM, RA, RAM
* Subtitle formats : SRT, SMI, SUB, SSA, IDX
* Streaming formats : RTSP, FLV

Chipset

* Realtek 128X (Special Edition)

Memory

* 256MB DDR SDRAM, 32MB Flash

Audio/Video outputs

* HDMI v1.3a (up to 1080p)
* Composite Video
* Stereo Analog Audio
* S/PDIF Optical Digital Audio

Interface

* 1x USB 2.0 slave
* 2x USB 2.0 host
* Internal SATA

Network

* Ethernet 10/100
* WIFI USB Antenna 802.11n (optional)

Power

* 12V DC, 3A

Dimension

* Width 10.5″(180mm) x Depth 1.25″ (32mm) x Height 2.25″ (82mm)
* Weight
* 2.2 lbs (1Kg)

Package Content

* Xtreamer (HDD not included)
* 100~240V Power Adapter
* 1.5M length HDMI cable (optional)
* WiFi 802.11n USB Antenna (optional)
* Audio & Video Cables
* Remote Control with 2 “AAA” batteries
* USB Slave cable

Read Full Post »

Older Posts »