Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘indonesiana’ Category

belakangan ini ramai diberitakan baik di milis maupun di situs pemberitaan mengenai razia notebook di bandara. dari berbagai milis yang saya ikuti, kemunculan pertama isu mengenai razia notebook ini muncul di milis otomotif:

From: Master
To: PROFEC
Sent: Tuesday, June 03, 2008 1:03 PM
Subject: [PROFEC] Razia Software di Bandara Soekarno Hatta

APAKAH BERITA INI BENAR ? Mohon bagi rekan2 yg mengetahui ttg hal ini, dapat dishare ke milis. Tx.

Dear all,

Hari Kamis tgl 29 Mei 2008 di bandara Soekarno Hatta telah dilakukan pemeriksaan terhadap para calon penumpang yang membawa komputer. Kepada mereka yang komputernya terinstallasi software-software tidak berlisensi, dilakukan sidang di tempat dan dikenakan denda sebesar Rp9.500.000,- per komputer. Selanjutnya komputer ditahan dan harus ditebus di polres yang telah ditentukan.

Menurut info yang didapat, pemeriksaan komputer ini telah dilakukan selama seminggu oleh aparat kepolisian beserta tim HAKI di bandara, cafe-cafe dan tempat umum lainnya.

Kejadian ini disaksikan langsung oleh pak Rahmat Saptadirdja (Xsis) dan pak Bima Kurniawan (Anabatic) yang akan melakukan perjalanan melalui bandara Soekarno Hatta.

Kepada bapak bapak dan ibu-ibu yang menggunakan komputer notebook, harap berhati-hati dalam menggunakan komputernya di tempat umum dan segera melegalisir software-software yang digunakan atau menghapus software yang tidak legal.

dari informasi yang berseliweran di berbagai milis, ada dugaan kalau berita razia notebook ini tidak benar. namun setidaknya ada dua testimoni bahwa kasus ini benar. ini dari milis id-mac:

Dear all,

Sekedar mau sharing, minggu lalu rekan-rekan saya (5 orang) harus ke medan dari Jakarta untuk audit di Medan, mereka berangkat tanggal 27 May dari terminal 2.

Sebelum masuk gate keberangkatan, pada saat pemeriksaan kedua, yang harus masukkin tas untuk di scan (posisisnya pos pemeriksaan setelah roti boy), maka pemeriksa memilih secara random tas penumpang, yang berisi laptop.
Rekan saya bilang sekitar 10 orang diminta log in ke komputernya termasuk 2 rekan saya yang 3 boleh langsung masuk gate, mereka disertai dengan petugas bea cukai dan orang HAKI (dan pastinya security airport) saya tidak tahu rekan microsoft ada atau tidak.

Pemeriksaan dilakukan dengan cara mencheck windows genuine certificate, kalo tadi saya tanya ke rekan2x saya, minggu lalu sih dari 10 orang yang diminta ada 1 yang membawa mac putih, untungnya semua rekan2x kantor pakenya laptop kantor dengan windows & office genuine dan sticker original windows masih tertempel di laptop.

Semua rekan saya sih lolos, kebetulan di kantor kami selama tahun ini memang rajin membersihkan software bajakan (IT kami pake remote desktop controller untuk monitor via LAN – server).

Tetapi ada 2 orang yang kena dan langsung sidang di tempat, yang satu karena memakai office 2007 bajakkan, dan yang satu lagi yang membawa mac putih karena pake mac office 2008 bajakkan.
Menurut rekan saya sih, yang membawa mac masih anak kuliah dan terlihat gugup pada saat diperiksa…Saya tidak tanya jelas sih bagaimana office 2008 kedetect, apakah secara jujur dia mengaku kali yach…. tapi menurut rekan saya, orang HAKI cukup familiar dengan mac,,,
Office 2007 & 2008 langsung di-unistall, kemudian mereka dikenakan denda, rekan saya tidak tahu apakah mereka bayar 9.5 juta!!! tetapi yang pasti laptop masih dibawa oleh penumpang tersebut… (ngak tau deh apakah bisa disogok hehehe)

Ohya, pengecekan genuine windows di check via internet

Hari ini saya ke Medan menyusul rekan saya, tapi tidak ada pemerikasaan seperti disebutkan diatas tuh….

Intinya sih, mending un-install dulu kalo pake bajakan, setahu saya adobe juga bisa dicheck via internet dengan cara menjalankan auto update kemudian aplikasi di-update, kalo dia tidak genuine, maka pada saat kita buka aplikasi setelah update, sekitar 10 detik aplikasi tertutup sih… cuma orang HAKI pake metode yang sama tidak yach,,,

lalu yang kedua adalah di milis gadtorade:

RE: [gadtorade] Re: [id-PalmOS] CP: OOT: Fw: Info Prosedur Sweeping Windows Bajakan

Pak Ryo,

Kebtulan untuk berita yang beredar di milis2 itu ada salah satu partner kerja kantor saya, dari Anabatic. Dan saya udah konfimasi langsung ke orang yang bersangkutan, dan memang bener itu terjadi. Terutama bagi pengguna laptop yang sedang nyala/ON pada saat sweeping. Jadi mereka masukin satu CD, dan itu akan ngecek mana program yang asli dan mana yang bajakan. Pada saat itu akhirnya diselesaikan di tempat dengan bayar 9,5juta. Sejak peristiwa itu, satu kantor rekan saya tersebut beralih ke Linux Ubuntu. So it does really happens..

soal bantahan tentang berita razia notebook ini ada di blog ndorokakung, dalam artikelnya yang berjudul rumor pecas ndahe.

berdasarkan informasi dari rekan-rekan di milis id-gmail, soal software bajakan itu termasuk dalam ranah pidana, seperti yang ditetapkan dalam UU tentang Haki. pasal yang berhubungan dengan penyitaan notebook diatur dalam KUHAP Bab V bagian 4 pasal 38:

Pasal 38

(1) Penyitaan hanya dapat dilakukan oleh penyidik dengan surat izin ketua pengadilan negeri setempat.

(2) Dalam keadaan yang sangat perlu dan mendesak bilamana penyidik harus segera bertindak dan tidak mungkin untuk mendapatkan surat izin terlebih dahulu, tanpa mengurangi ketentuan ayat (1) penyidik dapat melakukan penyitaan hanya atas benda bergerak dan untuk itu wajib segera melaporkan kepada ketua pengadilan negeri setempat guna memperoleh persetujuannya.

lalu menurut UU HAKI pasal 71:

BAB XII
PENYIDIKAN

Pasal 71

(1) Selain Penyidik Pejabat Polisi Negara Republik Indonesia, Pejabat Pegawai Negeri Sipil tertentu di lingkungan departemen yang lingkup tugas dan tanggung jawabnya meliputi pembinaan Hak Kekayaan Intelektual diberi wewenang khusus sebagai Penyidik sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana untuk melakukan penyidikan tindak pidana di bidang Hak Cipta.
(2) Penyidik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berwenang:
a. melakukan pemeriksaan atas kebenaran laporan atau keterangan berkenaan dengan tindak pidana di bidang Hak Cipta;
b. melakukan pemeriksaan terhadap pihak atau badan hukum yang diduga melakukan tindak pidana di bidang Hak Cipta;
c. meminta keterangan dari pihak atau badan hukum sehubungan dengan tindak pidana di bidang Hak Cipta;
d. melakukan pemeriksaan atas pembukuan, pencatatan, dan dokumen lain berkenaan dengan tindak pidana di bidang Hak Cipta;
e. melakukan pemeriksaan di tempat tertentu yang diduga terdapat barang bukti pembukuan, pencatatan, dan dokumen lain;
f. melakukan penyitaan bersama-sama dengan pihak Kepolisian terhadap bahan dan barang hasil pelanggaran yang dapat dijadikan bukti dalam perkara tindak pidana di bidang Hak Cipta; dan
g. meminta bantuan ahli dalam rangka pelaksanaan tugas penyidikan tindak pidana di bidang Hak Cipta.
(3) Penyidik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memberitahukan dimulainya penyidikan dan menyampaikan hasil penyidikannya kepada Penyidik Pejabat Polisi Negara Republik Indonesia sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana.

kabarnya menkominfo M. Nuh sendiri melalui running text di televisi menyatakan tidak ada razia notebook. lalu berdasarkan UU Haki sendiri di pasal 71 ayat 3, yang berhak menyidik hanyalah polisi, atau PNS bidang Haki yang tetap saja sebelum dan sesudah penyidikan harus melapor ke polisi. masalahnya tidak ada pernyataan resmi polisi mengenai hal ini, yang ada malah pernyataan resmi dari pihak-pihak yang tidak berhak melakukan penyidikan, contohnya berita di kompas:

Laptop Penumpang Diperiksa di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 5 Juni 2008 | 08:51 WIB

JAKARTA, KAMIS – Bandara Soekarno-Hatta mulai memberlakukan pemeriksaan laptop penumpang yang menggunakan software tidak berlisensi. Menurut Kepala Divisi Sistem Informasi Bandara Soekarno-Hatta Bambang Ciptadi, pemeriksaan software tersebut sebenarnya juga sudah diberlakukan di semua instansi, termasuk bandara internasional.

“Kami memang memberlakukan ini mengingat banyak software tak berlisensi yang diduplikasi di Indonesia. Seperti kita tahu, penduplikasian seperti itu menjadi lazim di negara ini,” ujar Bambang kepada Kompas.com, Kamis (5/6).

Mengenai kabar soal pemeriksaan laptop salah seorang penumpang yang menggunakan software tidak berlisensi, Kamis (29/5), yang disidang di tempat dan dikenai denda Rp 9.500.000, Bambang belum memberikan konfirmasi mengenai kejadian tersebut.(C6-08)

kemudian juga pemberitaan dari kantor berita antara:

07/06/08 09:51

Laptop Diperiksa Di Bandara Soekarno-Hatta

Tangerang, (ANTARA News) – Mulai Sabtu, setiap Laptop (komputer jinjing) di ruang masuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan diperiksa petugas.

“Hal ini diterapkan demi menjaga keselamatan bersama dan kenyamanan penumpang lain karena laptop dapat disalahgunakan untuk keperluan yang bersifat negatif,” kata Administratur Bandara Soekarno-Hatta, Herry Bakti kepada ANTARA di Tangerang, Sabtu.

Menurut dia, pemeriksaan laptop tersebut untuk mencegah penyimpanan dokumen secara ilegal untuk keperluan tertentu.

Bakti tidak merinci yang dimaksud keperluan tertentu itu, kecuali menyebutkan bahwa laptop dapat digunakan untuk hal yang terkait terorisme.

“Prinsipnya bagi penumpang yang membawa laptop sebaiknya memberitahu petugas di pintu masuk agar tidak terjadi penggeledahan,” katanya.

Dia juga mengemukakan laptop dapat digunakan untuk menyimpan heroin yang dikemas khusus untuk diselundupkan.

Pemeriksaan itu diutamakan bagi penumpang yang membawa lebih dari dua laptop.

Dia mengakui ada sejumlah penumpang yang memprotes pemeriksaan laptop tersebut, namun setelah dilakukan penjelasan dan sosialisasi, mereka mengerti.

Bakti menyebutkan langkah tersebut dilakukan mulai Sabtu dan berlaku untuk seterusnya. (*)

dan sekali lagi, belum ada pernyataan resmi dari pihak polres bandara mengenai “penyimpanan dokumen secara ilegal” ini. yang patut diwaspadai adalah teknik pemeriksaan notebook yang mencurigakan, seperti yang ditulis di milis telematika:

Teman-teman yang terhormat,

Saya pagi ini baru saja menerima sms dari seorang kawan consultan keuangan asing yang akan pulang ke Singapura, beliau mengabarkan bahwa ia diminta untuk menghidupkan Notebook yang dibawanya oleh petugas security Angkasa Pura, tidak lama kemudian datang seorang petugas berpakaian preman yang ikut nimbrung dan memeriksa Notebook tersebut sambil memasukkan benda yang mirip Thumb Drive / Flash Disk ke dalam USB port! Teman saya sengaja sms saya menanyakan apakah prosedur tersebut wajar? Saya lantas mengatakan bahwa prosedur tersebut sah-sah saja bilamana sampai batas menghidupkan Notebook, karena ini sekarang merupakan prosedur standar pengamanan bandara dan penerbangan yang diberlakukan oleh ICAO! Namun bilamana ada hal-hal lain seperti memasukkan thumb drive ke usb port, hal tersebut patut dicurigai. Pertama, apakah benar-benar itu thumb drive; Kedua, karena thumb drive sekarang ada yang kapasitas besar hingga 8gb, apakah mereka ini melakukan data mining; Ketiga, kalau benar terjadi data mining, maka hal ini sudah jelas melanggar hukum dan sama dengan tindak pidana penyadapan data. Kalau sudah begini bagaimana perlindungan rahasia dagang dan perlindungan data pribadi (bukankah ini juga IP)?

memasukkan USB flashdisk ini merupakan tindakan yang sangat mencurigakan, karena bisa mencuri informasi penting dan rahasia dari notebook tersebut, seperti yang ditulis di milis Keamanan Informasi:

Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik sudah ditanda-tangani oleh Presiden SBY tanggal 21 April 2008. Pada peringatan HKKI 2008 di Jogja, 24-25 April yang lalu, dimana Polisi, Jaksa, Hakim dan Pengacara menjadi nara sumber, terungkap bahwa kelalaian-pun dapat mengakibatkan kita berurusan dengan pihak berwajib.

Saat mendemokan ke Pak Ketut dari Cyber Crime Mabes Polri bahwa betapa mudahnya menghisap password, WPA Key, files, dll dengan hanya memasukan USB ke komputer target. Beliau berkomentar: “Hati2 jika menyebarluaskan tools seperti ini.”

tidak adanya penjelasan yang resmi dari pihak yang seharusnya berhak melakukan penyidikan dan penyitaan ini menggambarkan kekacau-balauan komunikasi antar lembaga pemerintahan. perangkat peraturan hukum yang berlaku juga kurang berfungsi melindungi masyarakat umum, sehingga memudahkan terjadinya pemerasan dan pungutan liar yang dilakukan oleh oknum aparat.

Read Full Post »

teater sekuriti

jika anda pernah ke jakarta, dan pernah membawa mobil dan parkir di mal/pusat pertokoan atau hotel asing, anda pasti pernah mengalami dihentikan di tempat masuk area parkir atau sebelum lobby, dan satu atau lebih petugas keamanan akan meminta anda membuka bagasi atau pintu belakang, lalu menyapukan sebuah pemindai genggam (hand held scanner) dengan tulisan GARRETT besar-besar berwarna kuning. selamat, anda baru saja mengalami yang namanya teater sekuriti.

apa itu teater sekuriti? ini saya terjemahkan bebas dari kata security theater, yang menurut jim geovedi adalah untuk memberikan ilusi keamanan. biasanya jalur teater sekuriti ini ditempuh sebagai cara murah untuk psikologi massa, memberikan kesan aman bagi kebanyakan orang awam. kembali ke soal pemindai genggam GARRETT tadi, itu adalah sebuah pemindai metal, alias metal detector, yang bekerja dengan prinsip induksi. pemindai ini berfungsi untuk mendeteksi adanya metal yang tidak terlihat oleh mata. sekarang, adakah mobil di indonesia yang tidak menggunakan metal alias besi? inilah prinsip dasar teater sekuriti: di mata orang awam, menyapukan pemindai genggam itu menunjukkan niat pengelola mal / hotel menjaga keamanan dengan mengadakan pertunjukan seolah-olah isi bagasi mobil sudah diperiksa. bagi yang mau berpikir, tentu saja ini bisa melihat ini semua cuma sandiwara, karena pemindai metal itu pasti akan selalu berbunyi jika didekatkan ke mobil.

beberapa korban dari teater sekuriti ini antara lain adalah jay yang dilarang memotret, ada juga wartawan Fox yang juga dilarang memotret di stasiun kereta union. bagaimana dengan orang yang tidak awam tentang masalah keamanan ini? tentu saja, teater sekuriti merupakan hal kecil bagi mereka. dan tidak perlu menjadi teroris untuk membuktikan hal ini, ada seorang ibu-ibu yang rajin mencuri di gedung federal di amerika, yang bisa dibilang tingkat keamanannya seharusnya kelas atas. adalah seorang Ameenah Franks, seorang ibu muda yang baru berumur 23 tahun, yang bisa melakukan pencurian di gedung-gedung federal amerika seperti Inspector General of the Treasury, Nuclear Regulatory Commission, dan juga Federal Aviation Administration (FAA). Ameenah bahkan bisa mencuri badge US Secret Service Task Force!

tentu saja, bukan berarti semua tindakan pengamanan di indonesia itu hanya omong kosong. sewaktu saya ke pacific place, untuk pertama kalinya saya melihat petugas memeriksa bagasi mobil bukan dengan pemindai genggam GARRETT, tapi menggunakan vapour / trace detector, yang benar-benar berfungsi mendeteksi kemungkinan adanya bahan peledak berdasarkan contoh gas yang ada di dalam ruang bagasi. setidaknya ada satu tempat yang tidak memperlihatkan lelucon teater sekuriti memindai bagasi mobil dengan metal detector.

Read Full Post »

suara senjata api

terus terang saya jarang menonton tv. jadi saya tidak begitu mengikuti heboh soal FPI sewaktu demo di monas. namun di milis gadtorade pagi ini saya mendapatkan informasi mengenai blog FPI. saya tidak tahu apakah blog ini benar-benar mewakili FPI atau bukan. terlihat banyak komentar di sana yang cenderung anti FPI, menunjukkan si penulis tetap bisa menerima komentar yang berseberangan dengan FPI.

yang menarik adalah entri yang berjudul Rekaman Oknum AKK-BB menembakkan senjata Api 4 kali. silakan anda lihat sendiri:

isinya rekaman yang diulang-ulang (loop) memperlihatkan seseorang dengan topi merah/oranye yang didorong-dorong dan diteriaki “TEMBAK! TEMBAK!”, dan gerakan tangannya seolah memegang sesuatu di pinggangnya. sayangnya tidak terlihat jelas apakah memang dia membawa senjata api atau tidak.

namun dari melihat rekaman yang sudah diulang-ulang sekian kali itu, saya tidak mendengar suara tembakan sekalipun. apalagi 4 kali seperti yang diklaim oleh judul entri tersebut.

bagi yang belum pernah mendengar suara letusan senjata api, kebetulan saya punya dua rekaman video milik saya sendiri yang mengandung suara letusan senjata api. yang ini adalah sewaktu berkunjung ke markas gegana brimob:

dan ini sewaktu saya mengikuti kompetisi airsoft di lapangan tembak senayan, di latar belakang terdengar jelas suara letusan senjata api yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi saya berdiri:

video yang pertama memperdengarkan suara senjata api dari jarak sangat dekat, kurang dari 10 meter, dan video yang kedua memperdengarkan suara senjata api dari jarak yang relatif lebih jauh, sekitar 50 meter, dan kedua-duanya terdengar sangat jelas suara letusan senjata api. bisakah anda mendengar hal yang sama di entri blog FPI di atas? empat kali?

Read Full Post »

sewaktu pertama kali saya masuk SD, saya waktu itu baru kembali dari amerika, ketika ayah saya sudah menyelesaikan studinya di naval postgraduate school di monterey. waktu itu saya ditolak masuk SD negeri karena umur saya belum 7 tahun, sehingga akhirnya masuk ke salah satu SD swasta di cempaka putih.

saya ingat pada waktu itu saya lebih fasih berbahasa inggris ketimbang bahasa indonesia, dan ingat nilai rapor saya kebakaran semua, kecuali matematika, yang memang merupakan bahasa universal. dan pada waktu itu saya ingat cuma guru agama saya yang paling bisa mendukung saya, karena cuma beliau yang bisa berbahasa inggris pada waktu itu.

di milis id-gmail, risiyanto budi mengirimkan foto isi buku matematika kelas 1 SD jaman sekarang:

perhatikan tulisan petunjuk di dalam buku tersebut. tidak ada huruf kapital (seperti gaya saya menulis di blog ini), ditambah lagi tidak ada tanda baca satupun! sejauh yang saya ingat sewaktu saya kelas 1 SD, saya masih belajar membaca, sementara di buku kelas 1 SD ini kalimat-kalimatnya sudah panjang, namun tidak mengajarkan pemakaian huruf besar/kapital dan penggunaan tanda baca.

melihat contoh penjumlahan dengan cara mendatar pun membuat saya mengernyitkan dahi, kok sudah pakai tanda kurung ya? caranya pun sepertinya rumit untuk ukuran kelas 1 SD. saya tidak mengerti, apakah ini memang merupakan tanda kemajuan pendidikan di indonesia, atau malah sebaliknya?

di lain pihak, ketika saya memperlihatkan foto ini ke valen, anak saya yang akan lulus TK sebentar lagi, dia dapat menyelesaikan semua perhitungan yang ada. tapi seperti yang saya perkirakan, dia mengalami kesulitan membaca tulisan yang ada di buku itu. bagi saya pribadi, kalimatnya agak terlalu panjang untuk ukuran kelas 1 SD, lagipula sama sekali tidak memberi contoh penggunaan huruf kapital/besar dan tanda baca yang baik. sepertinya buku ini lebih cocok untuk buku pegangan bagi guru.

tapi mungkin karena keterbatasan kemampuan mengingat saya, bisa jadi buku pelajaran kelas 1 SD di jaman saya sendiri tidak berbeda jauh. ada yang punya contoh buku pelajaran SD kelas 1 di tahun 1978-1979?

Read Full Post »

kominfo dan diknas

dari jawa pos online, berita pagi ini bertajuk Rilis Komputer Harga Rp 1,8 Juta:

Mohammad Nuh menambahkan, untuk pengadaan komputer murah tersebut, pemerintah menyediakan anggaran Rp 1 triliun. Ini khusus komputer murah bagi sekolah-sekolah. Harga komputer tersebut nanti dibandrol USD 200 atau sekitar Rp 1,85 juta. “Tendernya dibuka untuk pabrikan lokal di Indonesia. (Produk) ini tidak dijual untuk umum. Tidak ada di Glodok (pusat elektronik di Jakarta),” kata Nuh.

Anggaran Rp 1 triliun itu, ungkap Nuh, tidak mengusik dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang merupakan komponen bantuan langsung tunai (BLT) bidang pendidikan. Tapi, diambil dari pos pengadaan ATK (alat tulis kantor) Depdiknas.

Meski murah, kata Nuh, kualitas komputernya dijamin unggul. Processor-nya dibantu oleh Intel. “Nanti memakai processor Intel Atom yang larinya kencang, namun hemat energi,” ujarnya. “Software-nya dibantu Bill Gates secara gratis, memakai produk terbaru Microsoft,” tambah Nuh. (tom/el)

sekitar seminggu sebelumnya, berita di detikinet bertajuk Tawarkan Software Baru Gratis, Gates Minta Syarat:

Meski tawaran Bill Gates ini sangat menggiurkan, tapi pihak pemerintah tidak langsung menyatakan menerimanya. Masih sangat banyak detail teknis yang harus dibicarakan lebih jauh untuk aturan penerapannya kelak.

“Jadi kalau dibantu, anak-anak kita nanti (takutnya) jadi terbiasa dengan Microsoft nanti saat lulus. Itu artinya saya sudah bantu jadi marketing mereka. Ha..ha..ha…,” gelak Bambang.

Read Full Post »

dari sekian banyak pembahasan tentang blokir youtube, dalam usaha pemerintah memblokir tayangan film fitna, ada beberapa pendapat bahwa justru dengan melakukan blokir ini, video fitna malah ter-blow-up. contohnya seperti di artikel Zaman Gelap Akan (Sudah) Tiba:

Dimana-mana segala hal yang negatif dan di-blow up, akan menyebar lebih cepat daripada konten positif.

saya setuju soal blow-up ini, orang yang tadinya tidak tahu apa-apa tentang film ini akan banyak terpapar pada pemberitaan di media masa maupun pada pembahasan di berbagai milis. namun, apa benar pemblokiran ini malah akan membuat orang-orang semakin banyak mencari film fitna? coba kita lihat google trends tentang fitna:

kueri saya batasi untuk 30 hari ke belakang dan khusus untuk negara indonesia. bisa dilihat puncak kehebohan fitna adalah pada tanggal 2 april 2008, dan memang pada BoTD (blog of the day) wordpress, sekitar tanggal tersebut 10 teratas didominasi tulisan tentang fitna, dan hanya 1 atau 2 tulisan yang tidak membahas tentang fitna.

sekarang coba kita lihat kapan ISP memulai usaha pemblokiran. saya mendadak tidak bisa mengakses youtube di hari minggu, yaitu tanggal 6 april 2008. blokir besar-besaran terjadi pada keesokan harinya, yaitu hari senin 7 april 2008. bisa dilihat pada tanggal 6 ada kenaikan sedikit jumlah yang mencari berita tentang fitna, namun di hari berikutnya cenderung datar dan semakin menurun.

grafik di atas memperlihatkan bahwa blow-up fitna sudah terjadi sebelum perintah blokir turun (kalau tidak salah surat perintah blokir tertanggal 2 april, namun blokir sebenarnya baru terjadi beberapa hari kemudian). selanjutnya, walaupun ada orang yang sebelumnya tidak tahu apa-apa tentang fitna menjadi tahu akibat pemblokiran ini, jumlahnya tidak signifikan, sehingga tidak menimbulkan lonjakan yang tajam dalam grafik. kesimpulannya? blokir fitna sudah terlambat, puncak orang mencari fitna sudah lama terjadi sebelum pemblokiran terjadi, hehe. :D

saya sendiri sewaktu heboh fitna hanya melihat-lihat informasinya di wikipedia, dan tidak tertarik untuk mengunduhnya. maklum, fakir bandwidth, dan sayang buat mengunduh film yang tasteless.

[ TAUTAN ]

[ UPDATE 28 APRIL 2008 ]
berikut adalah update statistik google trends per tanggal 28 april 2008:

Read Full Post »

dalam program khusus “topik minggu ini”, SCTV menggelar topik UUD (Ujung-ujungnya Duit). saya sendiri tidak sempat menontonnya, tapi kabarnya sangat menghibur, setaraf lucunya dengan acara 4 mata. namun yang menarik bagi saya adalah polling yang ada di situs tersebut:

 

dan ini adalah hasil sementara polling pada saat saya akses:

Read Full Post »

« Newer Posts - Older Posts »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.189 pengikut lainnya.